INDIKATORSULTRA.COM – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali mencuat di Kota Kendari, pada Selasa (2/6/2025).
Sebuah mobil yang diduga melakukan pengisian BBM bersubsidi dalam jumlah besar di SPBU Saranani, Jalan Saranani, Kecamatan Mandonga, dilaporkan kabur setelah aksinya dipergoki dan direkam oleh warga.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, semua berawal saat dirinya sedang mengantri BBM di spbu tersebut bersama kendaraan roda empat dengan nomor polisi DT 1295 DH yang saat itu berada paling depan.
Saat dirinya mendekati lokasi dan mempertanyakan tujuan pengisian BBM tersebut yang terlalu lama pengemudi kendaraan disebut memilih meninggalkan area SPBU.
“Awalnya saya tanya mobil yang mengisi BBM kenapa lama sekali. Tetapi saya justru diarahkan ke sebelah. Merasa curiga saya turun cek dulu, ternyata dia mengisi jeriken di dalam mobil (Rakitan). Pas saya mau foto malah da kabur. Dan pegawai spbu sempat minta maaf ke saya,” ungkapnya
Aksi tersebut memicu dugaan adanya praktik pengumpulan BBM bersubsidi untuk diperjualbelikan kembali.
Mengaku dirugikan, warga meminta aparat penegak hukum dan pihak terkait segera melakukan penyelidikan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam aktivitas tersebut.
Mereka menilai praktik penyalahgunaan BBM subsidi dapat merugikan masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah tingginya kebutuhan bahan bakar.



Komentar