BUTON, INDIKATORSULTRA.COM – Setelah enam hari dilakukan pencarian, Tim SAR Gabungan Basarnas Kendari akhirnya menemukan Nurdin (31), warga Dusun Wakaroli, Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, yang dilaporkan hilang sejak 25 September 2025. Sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (3/10/2025).
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin A.S, mengungkapkan korban ditemukan sekira pukul 13.58 Wita. Lokasi penemuan berjarak sekitar 484 meter arah barat laut dari titik terakhir korban terlihat (LKP).
“Korban segera dievakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Amiruddin.
Amiruddin menerangkan, peristiwa hilangnya Nurdin ini berawal pada 25 September 2025, ketika korban bersama paman dan kakaknya pergi berkebun. Namun, saat hendak pulang, Nurdin tidak lagi terlihat. Pencarian yang dilakukan keluarga dan masyarakat sekitar tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Basarnas Kendari.
Amiruddin bilang, dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Kendari, Pos SAR Baubau, Polsek Sampuabalo, Babinsa Desa Manuru, PMI Baubau, serta masyarakat setempat.
“Peralatan modern seperti drone thermal, rescue car, peralatan evakuasi, hingga perlengkapan komunikasi digunakan untuk memperluas pencarian,” ujar Amiruddin.
Lebih lanjut Amiruddin menyampaikan bahwa saat pencarian berlangsung, kondisi cuaca di lokasi relatif cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 10 km/jam dari arah timur, sebagaimana data yang disampaikan BMKG, sehingga cukup mendukung kerja Tim SAR.
Pada kesempatan itu, Kepala Basarnas Kendari turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi sinergi seluruh tim yang terlibat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras bersama kami. Semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujarnya.
.



Komentar