Baubau Daerah
Beranda / Daerah / Bulog Baubau Siap Serap Gabah Panen Gadu, Jaga Harga Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan

Bulog Baubau Siap Serap Gabah Panen Gadu, Jaga Harga Petani dan Perkuat Ketahanan Pangan

BAUBAU, INDIKATORSULTRA.COM – Bulan Oktober hingga Desember menjadi momen penting bagi petani di Sulawesi Tenggara yang tengah memasuki masa panen gadu. Momentum ini dimanfaatkan Perum Bulog Cabang Baubau untuk memperkuat peranannya sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Melalui mandat Badan Pangan Nasional (Bapanas) berdasarkan surat nomor 257/TS.03.03/K/9/2025 tanggal 18 September 2025, Bulog kembali ditugaskan melakukan pengadaan gabah dan beras pada semester II tahun 2025.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Baubau, Hendra Dionisius, menegaskan pihaknya siap menyerap Gabah Kering Panen (GKP) langsung dari petani, kelompok tani (Poktan), maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 6.500/kg.

“Penyerapan akan dilakukan baik melalui mekanisme Cadangan Beras Pemerintah (CBP) maupun skema komersial. Tujuannya bukan hanya menjaga stok CBP, tetapi juga memastikan harga di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan,” jelas Hendra, Jumat (3/10/2025).

PT Tiga Dara Perkasa Sultra Bantah Jual BBM Industri Ilegal

Bulog memastikan gabah yang diserap adalah gabah siap panen agar kualitas tetap terjaga sekaligus memberi kepastian pasar bagi petani. Dengan demikian, kebijakan ini bukan sekadar instruksi administratif, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi petani.

Penugasan tersebut, lanjut Hendra, menjadi bukti komitmen Bulog mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional. “Kami optimistis panen gadu tahun ini akan memberi manfaat ganda, baik bagi petani maupun ketahanan pangan bangsa,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Bulog menegaskan kembali posisinya sebagai penghubung strategis antara pemerintah dan petani. Keberhasilan program penyerapan gabah diyakini akan menjadi wujud nyata kolaborasi dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. (RED)

Direktur PT Golden Jadi Tersangka, Mabes Polri Diminta Gelar Perkara Khusus Hadirkan Dua Saksi Kunci

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *