Konawe Utara
Beranda / Daerah / Konawe Utara / Soal Insiden Operator Excavator, PJO PT BJP: Korban Sudah Kembali Bekerja

Soal Insiden Operator Excavator, PJO PT BJP: Korban Sudah Kembali Bekerja

INDIKATORSULTRA.COM –  Penanggung jawab Operasional PT Batin Jasa Prima (BJP) Richard, angkat bicara terkait insiden kecelakaan kerja yang menimpa salah seorang operator excavator saat menjalankan aktivitas pekerjaan.

Richard mengatakan, sebelum insiden terjadi, korban telah mendapat arahan dari pengawas agar tidak membawa alat berat menuju manhole saat pergantian shift.

“Sebelum kejadian korban sudah diberitahu agar excavator disimpan saja dan operator turun jalan kaki. Hanya saja korban tidak mengikuti arahan dari pengawas sehingga insiden tersebut terjadi,” ujar Richard saat dikonfirmasi Senin 21 September 2026

Menurutnya, saat insiden terjadi, operator disebut tidak mengenakan safety belt. Akibatnya, korban terlempar dari posisi operator dan mengalami sejumlah luka.“Korban mengalami luka lecet pada siku dan dahi serta luka sobek. Korban langsung mendapatkan perawatan medis,” kata Ricard

Richard menjelaskan, pihak perusahaan sebelumnya telah memberikan pengarahan terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada para pekerja sebelum menjalankan aktivitas.Namun, kata dia, masih terdapat individu yang tidak mengikuti instruksi maupun arahan dari pengawas di lapangan

.“Sebelum melakukan aktivitas pekerjaan, semua sudah diingatkan. hanya saja ada beberapa individu yang tidak mendengarkan instruksi pengawas,” jelasnya.

Richard menambahkan, kondisi korban saat ini telah membaik dan yang bersangkutan sudah kembali menjalankan aktivitas pekerjaan.Terkait penerapan K3,

Richard menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

DIa menyebut sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari kajian teknis di lokasi, memastikan alat telah melalui proses komisioning, hingga melakukan pengecekan terhadap unit sebelum digunakan.

“Untuk penerapan K3 sendiri, kami sangat mematuhi SOP, seperti kajian teknis di lokasi, alat sudah dikomisioning, pengecekan unit dan lain-lain,” ungkapnya

.Sebagai tindak lanjut, pihak perusahaan juga akan kembali memperkuat pemahaman pekerja mengenai keselamatan kerja melalui kegiatan general safety talk.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *